Beranda Hukum Tukang Jagal Ayam Bunuh Cewek Open BO Di Semarang

Tukang Jagal Ayam Bunuh Cewek Open BO Di Semarang

65
0
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Yang Ke -151

Semarang, Jateng

GD (17) warga Tuksari,Kledung, Temanggung, menjadi tersangka kasus pembunuhan di kos mewah Jalan Jogja nomor 26, Kota Semarang,

Pelaku yang masih di bawah umur tersebut lihai menghabisi korban bernama Raras Kurnia Dewi (29), warga Kebumen yang diketahui sebagai cewek Open BO.

Tak hanya sekali, tersangka sejauh ini diketahui sudah melakukan aksinya sebanyak dua kali di Wonosobo dan Semarang.

Modus tersangka sama dengan kejam menghabisi nyawa korban dengan cara membekap dan mencekik.

“Tersangka bekerja di perusahaan pemotongan ayam di Temanggung jadi sudah terbiasa melihat nyawa mahluk hidup dihilangkan,” terang Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar saat konferensi pers, Jumat (6/8/2021).

Ia melanjutkan, penangkapan tersangka selepas Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang melakukan serangkaian penyelidikan kemudian mendapatkan informasi bahwa pelaku dengan inisial GD berada di wilayah Wonosobo.

Kemudian Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang pada hari Kamis (5/8/ 2021) pukul 07.30 Wib berhasil menangkap tersangka di wilayah Wonosobo.

“Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke Polrestabes Semarang guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Dia menerangkan, selepas proses penyidikan diketahui modus operandi tersangka.

Ternyata tersangka dalam menjalankan aksinya bermodus mengajak kencan wanita melalui media sosial. Selepas berkencan diakhiri dengan kekerasan terhadap korban, lalu mengambil barang berharga milik korban.

Semisal di kos mewah Semarang, tersangka mencekik korban dari belakang hingga meninggal dunia. Setelah yakin korban meninggal, jasadnya di telentangkan di tempat tidur. Wajah ditutup bantal untuk memberikan kesan bahwa korban meninggal dunia lantaran kehabisan nafas.

Ternyata pelaku tak hanya sekali beraksi, namun adapula korban di wilayah Binangun, Wonosobo, yang dilakukan pada Kamis (1/7/2021) atau empat hari sebelum beraksi di Kota Semarang.

“Hanya saja korban di Wonosobo masih selamat, di luar perkiraan tersangka karena korban masih hidup. Modusnya sama ajak kencan melalui medsos dengan tujuan kuras properti milik korban,” terangnya.

Dari tangan tersangka diamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah HP merk Oppo A53 warna hitam, satu unit sepeda motor Suzuku Nex, nopol AB 6380 CH dan sejumlah pakaian yang dikenakan tersangka saat beraksi.

Tersangka dikenai pasal berlapis yakni Pasal 338 KUHPidana ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun dan Pasal 365 ayat (3) KUHPidana dengan pidana penjara 15 tahun.

Ia menambahkan, masyarakat lebih berhati-hati menggunakan media sosial, sekaligus lebih bijak menggunakan media sosial, apalagi saat berkenalan dengan orang baru.

“Jangan sampai menjadi korban seperti dalam kasus ini,” tandasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here