Beranda Daerah Upaya Cegah Penyebaran Covid-19 : Bupati Ciamis Resmi Terapkan Karantina Lokal

Upaya Cegah Penyebaran Covid-19 : Bupati Ciamis Resmi Terapkan Karantina Lokal

145
0

Bupati Ciamis Dr. Herdiat Sunarya akhirnya mengambil kebijakan mengumumkan untuk melakukan karantina lokal terbatas bagi seluruh wilayah perbatasan Kabupaten Ciamis selama satu bulan sejak 31 Maret sampai dengan 30 April 2020 hal tersebut dilakukannya setelah melihat eksodus masyarakat masuk ke wilayah Kabupaten Ciamis dalam waktu tiga hari mencapai 4200 orang.

Ciamis, Jabar | Demikian diungkapkan Bupati Ciamis seusai melaksanakan rapat terbatas dengan seluruh unsur Forkopimda di Pendopo Kabupaten Ciamis, Minggu (30/03/2020).

Dikatakan Bupati Herdiat, Pemkab Ciamis mengambil langkah karantina lokal terbatas akan dipusatkan di titik-titik perbatasan Kabupaten Ciamis dengan melakukan sweeping setiap kendaraan atau orang yang masuk ke wilayah Kabupaten Ciamis dengan melibatkan unsur TNI/Polri,Dishub dan juga para medis di setiap tingkatan.

“Tim akan melakukan sweeping setiap kendaraan yang masuk melintas ke wilayah Kabupaten Ciamis, mereka satu persatu akan diperiksa kesehatannya sebagai langkah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Ciamis,” tuturnya.

Dijelaskan Bupati Heridat, Pemkab Ciamis mengambil kebijakan karantina lokal mengingat dalam tiga hari terkahir terjadi peningkatan eksodus warga yang masuk ke Ciamis hingga 4.200 orang yang kini statusnya tercatat sebagai Orang  Tanpa Gejala (OTG) yang terus dilakukan pemantauan oleh tim medis di bantu unsur pemerintahan Desa.

“Untuk meminimalisir penyebaran Virus Covid-19 (Corona,red) terutama yang dibawa dari zona merah, terpaksa kami ambil kebijakan untuk melakukan karantina lokal terbatas,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga Bupati menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Ciamis agar tidak panik berlebihan, tetapi harus peduli terhadap kesehatan diri dengan berperilaku hidup sehat untuk menjaga ketebalan tubuh, ikuti petunjuk para medis dengan terus membudayakan selalu cuci tangan pake sabun, hindari kerumunan massa, makan makanan yang sehat dan bergizi dan gunakan Alat Pengendali Diri (APD) seperti masker,” harapnya.

Diakuinya, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dibawah garis kemiskinan yang kini terdampak akibat bencana non alam covid-19, Bupati akan menginstruksikan kepada para ASN untuk menyisihkan sebagai penghasilannya untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

“Insha Allah, para ASN akan mengumpulkan sebagian dari gajinya untuk mereka yang benar-benar terdampak Covid-19 sehingga tidak bisa lagi beraktivitas karena keterbatasan situasi,” janjinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here