Beranda Hukum Wakapolda Aceh : “Narkoba 33 Kilogram Yang Ditangkap Dapat Kontaminasi 264 Ribu...

Wakapolda Aceh : “Narkoba 33 Kilogram Yang Ditangkap Dapat Kontaminasi 264 Ribu Jiwa Rakyat Aceh”

22

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh, Brigjen Pol. Drs. Raden Purwadi,SH, pimpin konferensi pers terkait pengungkapan atas penangkapan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 33 kilogram, di Aula Machdum Sakti Mapolda Aceh, Senin (27/07/2020).

“Dalam penangkapan tersebut kita amankan 4 tersangka masing-masing mempunyai peran yang berbeda-beda 3 orang warga yang berasal dari Sumatera Utara dan 1 orang warga Aceh” – Wakapolda Aceh, Brigadir Jenderal Polisi Drs Raden Purwadi,SH. –

Banda Aceh |BU| Dalam penangkapan tersebut Polda Aceh, selain menyita 33 kg sabu-sabu  dan juga mengamankan 4 orang tersangka yang dilakukan oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh.

Konferensi pers tersebut dihadiri Dirresnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol. Ade Sapari, S.I.K.,M.H, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Ery Apriyono, S. I. K., M. Si, Kakanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi, S. T, M.Sc.,Ph.D, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Aceh dan para Pejabat Ditresnarkoba Polda Aceh.

Dalam konferensi pers itu, Wakapolda menjelaskan pengungkapan 33kg sabu itu berawal dari informasi yang selama ini beredar, kemudian jajaran Ditresnarkoba melakukan penyelidikan bersama jajaran Kakanwil Bea Cukai Aceh dan sempat kewalahan, dan berkat keuletan dari petugas kita dapat mengungkap sabu 33 kg tersebut.

“Dimana sabu 33 kg ini, kalau seandainya sempat beredar berarti ada 264 ribu masyarakat kita yang bisa terkontaminasi dengan sabu,” sebut Wakapolda.

“Jadi kita temukan juga ada 4 tersangka, masing-masing mempunyai peran yang berbeda-beda, yang 3 orang sebagai pemesan berasal dari Sumatera Utara dan 1 orang lagi disini (Provinsi Aceh) sebagai pemiliknya,” kata Wakapolda Aceh, dalam rilis dikutip Bhayangkara Utama.com Selasa (18/07/2020).

Sementara Dirtesnarkoba Polda Aceh dalam konferensi pers itu mengatakan 4 orang tersangka yang diamankan bersama 33 kg sabu, berinisial IR, SB, IY diamankan di jalan Banda Aceh-Medan Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara dan tersangka FR diamankan di jalan Banda Aceh-Medan Keude Lhoknibong, Aceh Utara.

BACA JUGA :  Satlantas Polres Halmahera Utara Gelar Operasi Patuh 2020

“Pasal yang disangkakan adalah pasal 112 (2), pasal 114(2) Jo pasal 132 (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun, dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” sebut Dirresnarkoba.

Sebelumnya, Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Wahuya Widada M. Phil melalui media layanan youtube menyampaikan bahwa, Polda Aceh akan menumpaskan peredaran apapun jenis dan bentuk narkotika di Aceh.

Dalam video yang viral itu Kapolda Aceh, mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati dan  bermain-main dengan yang namanya narkotika. Kapolda Aceh juga berpesan kepada masyarakat untuk mendukung kerja polisi dalam menghancurkan jaringan narkoba di Aceh.

Baru-baru ini Kapolda Aceh bahkan ikut langsung memusnahkan beberapa hektar ladang ganja di pendalaman hutan rimba Gampong (Desa) Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. (Jalaluddin Zky).

Komentar Facebook