Gubernur Riau Dan Kapolda Tinjau Gereja, Serta Pos Pengamanan Nataru

0
5

Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, dan Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, bersama Forkopimda melakukan peninjauan terhadap sejumlah gereja dan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pekanbaru pada Minggu (24/12/2023) sore. Langkah ini diambil untuk memastikan perayaan Natal di Riau berlangsung dalam suasana aman.

Pekanbaru, Riau // Rombongan pimpinan Forkopimda tidak hanya meninjau gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) jalan Hangtuah Pekanbaru dan Santo Paulus, tetapi juga menyambangi Pos Pengamanan Ramayana dan Purna MTQ. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk meneguhkan bahwa semua pihak telah berkolaborasi secara maksimal dalam menjamin keamanan.

“Kami sengaja datangi beberapa rumah ibadah umat Nasrani, termasuk pos pengamanan Natal dan Tahun Baru. Ini kami lakukan untuk menyakinkan bahwa kondisi keamanan dapat kita jamin,” ujar Gubernur Edy Natar Nasution.

Sementara itu, Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, menegaskan upaya maksimal dalam memastikan keamanan di sejumlah gereja. Personel keamanan diterjunkan secara maksimal, dan organisasi keagamaan juga serta dalam menjaga keamanan.

“Kami ingin menyakinkan seluruh pemangku kepentingan secara sinergitas bekerja untuk menjamin keamanan dan kekhusukan peribadatan Natal dan rangkaian Misa Natal,” ungkap Kapolda.

Polda Riau menjamin keamanan bagi 1.522 gereja yang merayakan Natal 2023 di Riau. Kapolda berharap kehadiran petugas di gereja-gereja dapat menjadikan perayaan Natal berjalan dengan aman.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Pos Pengamanan Ramayana dan Purna MTQ. Forkopimda memeriksa kesiapan personel yang melaksanakan piket dan memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi.

“Pos pengamanan kita sapa, karena salah satu pemimpin itu memberi motivasi, menyapa mereka, memberikan mereka angin segar bahwa dengan perhatian mereka bernilai ibadah bagi mereka. Mereka juga harus melakukan pengamanan yang terbaik,” ungkap Kapolda.

Dalam peninjauan tersebut, Irjen Iqbal dan Gubernur Riau secara langsung memeriksa personel di lapangan, termasuk peralatan dan fasilitas yang digunakan selama operasi berlangsung.

“Ada 36 pos pengamanan dan 18 pos pelayanan yang telah disiapkan. Tak menutup kemungkinan akan bertambah karena melihat dinamika di lapangan” ucap Kapolda pada saat apel gelar pasukan, Rabu (21/12/2023) lalu.

Mantan Kapolda NTB tersebut mengungkapkan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam operasi telah siap bertugas. Dalam operasi tersebut, tercatat ada 2.803 personel yang terlibat, mulai dari polisi, TNI, Basarnas, BPBD, hingga pemangku kepentingan lain di sejumlah daerah. (Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here